PALUTA.WAHANANEWS.CO, Gunung Tua -Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (Sekdakab Paluta) Dr Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan memimpin Rapat Persiapan Pengambilan Titik Koordinat Batas Desa Sidingkat, Batu Tambun, Batu Sundung, Padang Garugur, Sosopan, Hambiri, Sigama, dan Pasar Gunung Tua di Lapangan berlangsung di Ruang Rapat Sekdakab Paluta, Senin (23/6/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti permasalahan batas wilayah sebagai langkah konkret dalam menyelesaikan sengketa lahan secara adil, transparan, dan berdasarkan data spasial yang sah.
Baca Juga:
Dekranasda Kabupaten Paluta dalam Ajang INACRAFT di JCC Senayan Jakarta Tahun 2026
Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten I Sarifuddin Harahap, Kasatpol PP, Pimpinan OPD, Kabag di lingkungan Setdakab Paluta, Plh. Camat Padang Bolak, Kepala Desa Sidingkat, Batu Tambun, Batu Sundung, Padang Garugur, Sosopan, Hambiri, Sigama, dan Pasar Gunung Tua.
Sekdakab Paluta Dr Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan dalam sambutannya menyampaikan komitmen Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan persoalan batas wilayah dengan pendekatan musyawarah, teknis, dan berbasis hukum.
“Pengambilan titik koordinat ini merupakan bagian dari proses penegasan batas yang resmi. Pemerintah Kabupaten Paluta berkomitmen untuk menuntaskan permasalahan ini dengan prinsip keadilan, demi terciptanya ketertiban administrasi wilayah dan menjaga keharmonisan antar desa,” ujar Sekdakab.
Baca Juga:
Adu Kuat di Tikungan Nabundong, Minibus dan Truk Tabrakan, 7 Orang Luka-luka
Sekdakab juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan turut serta mendukung proses ini secara bersama-sama. “Kami minta seluruh unsur yang terlibat, baik pemerintah desa maupun masyarakat, untuk mengedepankan semangat kebersamaan. Jangan sampai sengketa ini memecah persaudaraan,” ujar Sekdakab.
Rapat diakhiri dengan kesepakatan lokasi titik awal pengambilan koordinat di lapangan yang dijadwalkan dimulai pekan ini tepatnya besok hari Selasa tanggal 24 Juni 2025.
[Redaktur: Radja Sibanggor]