PALUTA.WAHANANEWS.CO, Halongonan - Sebelum masuk listrik ke desa-desa di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), ibu rumah tangga memasak nasi dengan kayu bakar. Sekarang ini tidak banyak lagi yang menggunakan kayu bakar untuk memasak nasi, hampir semua rumah menggunakan rice cooker.
Ini adalah cerita ibu-ibu tentang masuknya Listrik Desa, sehingga memasak menggunakan gas elpiji dan masak nasi pakai rice cooker.
Baca Juga:
DPW PPMI Sumut Koordinasi dengan Presiden DPP PPMI/KBMI, Kasus PT Starindo Prima Siap Dinaikkan ke Level Nasional
Ketika tim reporter padanglawas.wahananews.co menghubungi Sekretaris Desa (Sekdes) Siboruangin Kecamatan Halongonan Darwis Harahap mengatakan bahwa Program Listrik Desa, belum semuanya rumah terpasang listrik. Masih ada lagi beberapa rumah yang belum memakai aliran listrik.
"Kami berharap, supaya pemerintah daerah memberikan subsidi pemasangan dan pembayaran rekening, terutama pada masyarakat tidak mampu," ujar beliau pada Selasa (23/12/2025).
Sementara menyangkut pemeliharaan fasilitas jaringan, seperti tiang listrik kabel di sepanjang jalan, petugas selalu membersihkan pohon-pohon yang bersentuhan dengan kabel.
Baca Juga:
Bupati Paluta Haji Obon Tinjau Lokasi Persiapan Mako Polres di Aek Suhat Kecamatan Padang Bolak
"Kalau yang kami lihat petugas PLN ULP Gunung Tua, selalu sigap di lapangan dalam memastikan listrik tetap hidup. Saya salut dengan mereka," tutup Sekdes Siboruangin.
[Redaktur: Radja Sibanggor]