Ketum DPW PPMI Provinsi Sumut Herman Saragih.
Agenda malam hari mulai pukul 20.00 WIB diisi konsolidasi organisasi dan perumusan langkah strategis KBMI dan PPMI ke depan.
Baca Juga:
Menjelang HUT RI Ke-81, Kapolda Sumut Resmikan Mako Polres Paluta
Herman Saragih menegaskan kehadirannya mewakili DPW PPMI Sumut merupakan bentuk komitmen daerah untuk mengawal kebijakan ketenagakerjaan.
"Kami ingin memastikan, ketika regulasi baru lahir, implementasinya di lapangan benar-benar melindungi hak-hak pekerja," ujar Herman Kepada Media.
Hari kedua, Kamis 6 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan seminar BPJS Ketenagakerjaan. Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Deni Yusyulian, menjadi pemateri dengan tema "Tantangan Indonesia Emas 2045".
Ia menekankan peran jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai pondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Kehilangan Pekerjaan, Jaminan Pensiun, hingga manfaat beasiswa untuk anak dan program perumahan pekerja.
Baca Juga:
300 Peserta Ramaikan Turnamen Futsal Trophy Ketua PMI Kabupaten Paluta
Pukul 10.00 WIB, forum dilanjutkan dengan sosialisasi Desk Ketenagakerjaan Polri. Materi disampaikan AKBP Triwahyudi Sakti W, Kanit Gakkum Desk Ketenagakerjaan Polri, mewakili Brigjen Pol. Mohammad Irhamni, Kepala Desk Ketenagakerjaan Polri.
Desk ini dibentuk oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Januari 2025 dengan tugas utama merawat dan menyelesaikan perselisihan hubungan industrial, serta menegakkan hukum di bidang ketenagakerjaan.
Rakornas ditutup oleh Presiden DPP KBMI-PPMI, Daeng Wahidin, dengan penekanan agar seluruh pengurus daerah segera menindaklanjuti hasil-hasil keputusan untuk memperkuat konsolidasi dan perjuangan organisasi.