PALAS.WAHANANEWS.CO, Sosa - Komitmen Bupati Padang Lawas (Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan (PMA) ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan jembatan di Desa Pasir Jae, Senin (20/7/2026).
Jembatan ini merupakan jembatan penghubung antar desa pasir jae dan desa siborna Bunut yg terdiri dari lorong tanjung makmur, lorong hasahatan dan pioneer.
Baca Juga:
Bupati PMA Bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Palas Santuni Anak Yatim Piatu di Masjid Agung Al Munawwarah Sibuhuan
Dalam laporannya Kepala Dinas PUTR Sarlen Ibrahim Harahap bahwa proyek jembatan Desa Pasir yang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) ini yang akan dibangun memiliki bentang sepanjang 60 meter, dengan lebar 7 meter, menggunakan konstruksi jembatan rangka baja. Tipe konstruksi ini dipilih karena memiliki kekuatan struktur yang tinggi, mampu membentang pada jarak yang panjang, memiliki tingkat keamanan yang baik, serta diharapkan mampu memberikan umur layanan yang panjang sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang lama.
"Pembangunan jembatan ini dilaksanakan dengan nilai kontrak sebesar Rp18.370.000.000,00 (delapan belas miliar tiga ratus tujuh puluh juta rupiah). Dan direncanakan selesai dalam waktu 176 hari kalender," tambahnya.
Bupati Palas dalam sambutannya, menegaskan bahwa pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, membuka peluang ekonomi baru, serta mempercepat pelayanan publik.
Baca Juga:
Aktivis Buruh Tabagsel Paringgonan Siregar, Ini Ucapnya dalam HUT Kabupaten Palas Ke-19!
Pembangunan infrastruktur ini merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Padang Lawas sebagai upaya mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah, ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah, ajaknya.
Mari kita jadikan pembangunan ini sebagai semangat untuk terus bekerja bersama, bergotong royong, dan menjaga hasil-hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang, ucapnya.