PALAS.WAHANANEWS.CO, Kecamatan Sosa -Menjelang akhir pekan, Polsek Sosa Kabupaten Padang Lawas (Palas) meningkatkan intensitas patroli di titik-titik keramaian masyarakat. Pada Minggu, 24 Mei 2026, personel diterjunkan untuk mengamankan aktivitas warga di dua lokasi wisata yang menjadi favorit masyarakat Sosa dan sekitarnya.
Patroli dimulai pukul 11.00 WIB dan berlangsung hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali. Fokus pengamanan diarahkan ke Cafe D'Six di Desa Pasar Ujung Batu dan Cafe Pondok Jambu di Desa Gunung Baringin, Kecamatan Sosa. Kedua lokasi tersebut dikenal ramai dikunjungi keluarga dan anak muda, terutama saat hari libur.
Baca Juga:
Bazar UMKM Serta Pelayanan Disdukcapil dan Kesehatan, Ini Kemeriahan MTQ Ke-16 Tingkat Kabupaten Palas!
Kegiatan dipimpin langsung oleh Aiptu Ramli Tampubolon. Ia didampingi Aipda Dodi Padang, Aipda Arman S Harahap, Aipda Hamdani, dan Brigadir Julham Hasibuan. Kehadiran mereka di lapangan bukan hanya untuk berjaga, tapi juga membangun komunikasi aktif dengan pengelola dan pengunjung.
Dalam laporannya kepada Kapolda Sumatera Utara, Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto menegaskan bahwa patroli ini adalah bentuk nyata Polri hadir di tengah masyarakat.
"Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran anggota di lokasi wisata bertujuan mencegah gangguan kamtibmas sejak dini dan memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas," tulisnya dalam laporan.
Baca Juga:
MTQ Ke-16 Tingkat Kabupaten Palas Tahun 2026 Resmi Dibuka Bupati
Di lapangan, personel memberikan himbauan langsung kepada petugas wisata agar memperketat pengawasan di area kolam renang. Langkah ini diambil mengingat risiko kecelakaan pada anak-anak dan pengunjung yang kurang waspada. Pengelola diminta menyediakan petugas penjaga di titik-titik rawan dan memastikan sarana keselamatan tersedia.
Selain itu, pengunjung diingatkan untuk tidak lengah terhadap barang bawaan dan kendaraan. Polisi meminta agar setiap kendaraan bermotor dikunci ganda sebelum ditinggalkan. Pesan kamtibmas juga disampaikan secara persuasif, mulai dari tertib berlalu lintas, menjaga ketertiban umum, hingga segera melapor ke petugas jika melihat hal mencurigakan.
Respon dari pengelola dan pengunjung dinilai positif. Mereka menyambut baik kehadiran polisi yang dinilai membuat suasana lebih tenang dan terkontrol. Aktivitas wisata tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti sepanjang kegiatan berlangsung.