PADANG LAWAS.WAHANANEWS.CO, MEDAN - Dewan Pengurus Wilayah Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia Provinsi Sumatera Utara (DPW PPMI Sumut) bersama DPC PPMI Kota Medan menggelar perundingan bipartit terkait perselisihan hubungan industrial pekerja outsourcing PT. Industri Karet Deli (IKD).
Perundingan yang digelar di Kantor PT. Ambachido Jaya, Jl. Yos Sudarso No. 9 Komplek Mulia Residence, Tanjung Mulia Hilir, Medan, Jumat 19 Juni 2026 ini membahas nasib pekerja atas nama Daniel Qadri yang bekerja di PT. IKD melalui biro jasa PT. Ambachido Jaya.
Baca Juga:
Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Palas Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Perwakilan perusahaan PT. Ambachido Jaya dihadiri Hasman Tambunan. Sementara dari PPMI hadir jajaran pengurus DPW dan DPC.
Perundingan Bipartit antara Manajemen dengan karyawan.
Perundingan berlangsung hikmat dan penuh kekeluargaan. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan melalui jalur musyawarah mufakat.
Baca Juga:
Pengajian Rutin 'Tano Adat Digomgom Ibadat' Kabupaten Palas Gelar Acara di Masjid Agung Al Munawwaroh
Hasman Tambunan, PT. Ambachido Jaya dalam perundingan menyampaikan komitmen perusahaan:
"Kami dari pihak manajemen PT. Ambachido Jaya mengapresiasi itikad baik PPMI yang datang berdialog dengan cara santun. Hasil perundingan hari ini akan segera kami sampaikan kepada pimpinan. InsyaAllah dalam 3 hari ke depan kami akan memberikan kabar dan kepastian. Kami berharap semua bisa diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat."
Herman Saragih Ketua Umum DPW PPMI Sumut mengapresiasi sambutan hangat dari pihak perusahaan. Ia menegaskan komitmen PPMI untuk mengedepankan dialog: "Saya atas nama DPW PPMI Sumut mengucapkan terima kasih kepada Pak Hasman dan manajemen PT. Ambachido Jaya atas sambutan serta ruang dialog yang diberikan. Ini bukti bahwa silaturahmi adalah kunci persatuan. Harapan kami, perselisihan hubungan industrial ini segera tuntas dengan win-win solution. PPMI tidak anti perusahaan, PPMI hanya membela hak pekerja sesuai aturan dan akhlak Islam. Kami percaya PT. Ambachido Jaya perusahaan yang bertanggung jawab."
Lebih lanjut Ketum menambahkan:
"Ini bukan kemenangan PPMI atau kemenangan perusahaan. Ini kemenangan ukhuwah. Kalau dialog bisa ditempuh, kenapa harus ribut? Kami siap jadi lokomotif, bukan hanya untuk menuntut, tapi juga menjembatani solusi terbaik untuk pekerja dan perusahaan."