PALUTA.WAHANANEWS.CO, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Ketum DPW PPMI Sumut) Herman Saragih, hadir mendampingi Presiden Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) sekaligus Presiden PPMI, Daeng Wahidin, dalam dialog Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama pimpinan buruh Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI). Dialog digelar di Sekretariat Bersama KBPBI, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).
Herman menegaskan, PPMI sebagai federasi yang tergabung dalam Konfederasi KBMI hadir untuk memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan KBPBI, meskipun tidak duduk langsung dalam dialog.
Baca Juga:
Menjelang HUT RI Ke-81, Kapolda Sumut Resmikan Mako Polres Paluta
"Saya hadir mendampingi Presiden KBMI sekaligus Presiden PPMI Pak Daeng Wahidin. PPMI yang diwakili KBMI dalam dialog tersebut, kami mendukung penuh apa yang diperjuangkan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia. Kami berharap aspirasi buruh bisa ditindaklanjuti Kapolri sampai ke DPR dalam bentuk RUU Perlindungan Tenaga Kerja/Ketenagakerjaan yang adil untuk semua dan sesuai Konstitusi," kata Herman.
Konferensi menyamakan persepsi dalam perjuangan.
Selain Presiden KBMI Daeng Wahidin, sejumlah pimpinan konfederasi buruh tingkat nasional juga hadir dalam dialog tersebut. Di antaranya Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, Presiden KSPN Petrus Karel Sahetapy, Ketua Umum KASBI Sunarno, Sekjen KSPSI MJH Arif Minardi, Presiden ASPEK Indonesia Muh. Rusdi, Ketua Umum GSBI Rudi HB Daman, Presiden Aspirasi Mirah Sumirat, dan perwakilan serikat buruh lainnya.
Baca Juga:
300 Peserta Ramaikan Turnamen Futsal Trophy Ketua PMI Kabupaten Paluta
Kapolri bersedia untuk menjembatani ke DPR RI.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kedatangannya untuk mendengar langsung persoalan buruh. Ia siap menjadi jembatan untuk menyampaikan aspirasi tersebut ke DPR.
"Saya sangat paham teman-teman buruh mewakili seluruh tenaga kerja dan memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh. Kawal ini dengan baik, dengan cara-cara diplomasi, dengan cara-cara dialog, dan tetap menjaga Kamtibmas dalam menyampaikan pendapat," ujar Sigit.