PALAS.WAHANANEWS.CO, Kecamatan Sihapas Barumun - Tim audit Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas) melakukan peninjauan ke Desa Balangka, Kecamatan Sihapas Barumun, pada Selasa (20/1/2026).
Peninjauan ini terkait dengan penggunaan Anggaran Desa (ADDesa) tahun 2023/2024 yang menuai banyak pertanyaan dari masyarakat.
Baca Juga:
TP-PKK Kabupaten Palas Pererat Silaturahmi dan Komunitas dengan TP-PKK Kecamatan Barteng
Kedatangan tim audit Pemkab Palas disambut oleh Kepala Desa Balangka, perangkat desa, dan Badan Permusyawatan Desa (BPD). Namun, yang menjadi sorotan adalah tidak dilibatkannya BPD dalam proses audit ini, padahal BPD merupakan lembaga yang memiliki peran penting dalam pengawasan dan pengendalian penggunaan ADDesa.
"Mengapa BPD tidak dilibatkan dalam proses audit ini? Kami memiliki hak untuk mengetahui bagaimana penggunaan ADDesa di desa ini," kata Ketua BPD Desa Balangka, yang tidak ingin disebutkan namanya.
Masyarakat Desa Balangka juga mempertanyakan transparansi penggunaan ADDesa. Mereka ingin mengetahui bagaimana dana desa digunakan dan apa saja program yang telah dilaksanakan.
Baca Juga:
Masyarakat Lubuk Bunut Desak PTPN4 Perbaikan Jembatan PTPN4
"Kami ingin tahu, apa saja yang telah dilakukan dengan dana desa ini. Kami ingin transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan ADDesa," kata salah satu warga Desa Balangka.
Tim audit Pemkab Palas, yang dipimpin oleh Kepala Bagian Keuangan Pemkab Palas, menyatakan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa penggunaan ADDesa telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Kami ingin memastikan bahwa penggunaan ADDesa telah sesuai dengan peraturan dan tidak ada penyimpangan," kata Kepala Bagian Keuangan Pemkab Palas.
Namun, masyarakat Desa Balangka tetap mempertanyakan mengapa BPD tidak dilibatkan dalam proses audit ini. Mereka berharap agar Pemkab Palas dapat menjelaskan dan memberikan klarifikasi terkait hal ini.
"Kami berharap agar Pemkab Palas dapat menjelaskan dan memberikan klarifikasi terkait penggunaan ADDesa di Desa Balangka. Kami ingin transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana desa," pungkas salah satu bersama tokoh masyarakat warga Desa Balangka.
[Redaktur: Marapada Boy Harahap]