PALUTA.WAHANANEWS.CO, Gunung Tua - Tokoh Masyarakat Punji Alam Harahap yang juga Ketua DPD Partai Masyumi Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) meminta aparat penegak hukum dan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) melakukan pemeriksaan serta penertiban terhadap aktivitas tempat hiburan malam sampai dini hari, Caliber Karaoke di lingkungan I Partimbakoan Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak dinilai telah menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat.
"Saya berharap supaya program Pemkab terhadap 'perang melawan maksiat' terus dilanjutkan di Bumi Balakka ini, jangan hanya sebagai slogan saja," harap Punji kepada reporter wahananews.co pada hari Minggu (9/8/2026).
Baca Juga:
Momen Bersejarah Berdirinya Polres Paluta, Ketum DPC PPMI Kabupaten Paluta Paringgonan Siregar: Apresiasi Kerja Cepat Pemkab
Berdasarkan informasi dan keluhan yang disampaikan masyarakat, Caliber Karaoke diduga menjadi tempat berkumpulnya pengunjung hingga larut malam. Warga juga mengeluhkan adanya dugaan aktivitas penjualan minuman beralkohol serta meminta aparat berwenang melakukan pemeriksaan terhadap indikasi adanya peredaran narkotika di lokasi tersebut.
Keresahan masyarakat semakin meningkat setelah adanya informasi bahwa seorang ibu sempat mencari anak perempuannya ke tempat hiburan tersebut karena khawatir anaknya terpengaruh oleh lingkungan pergaulan di lokasi karaoke. Kondisi ini dinilai menjadi perhatian serius, khususnya terkait perlindungan anak dan dampak sosial keberadaan tempat hiburan malam terhadap generasi muda.
Beroperasi malam sampai dini hari.
Baca Juga:
Menjelang HUT RI Ke-81, Kapolda Sumut Resmikan Mako Polres Paluta
Masyarakat juga mempertanyakan perizinan usaha, terdapat kegiatan penjualan minuman beralkohol. Pemerintah daerah diminta melakukan pemeriksaan administratif untuk memastikan seluruh kegiatan usaha telah memenuhi ketentuan perizinan dan peraturan yang berlaku.
Minta Kapolres Paluta Turun Tangan
Masyarakat meminta Kapolres Padang Lawas Utara segera melakukan pengecekan langsung terhadap Caliber Karaoke. Ini adalah pelanggaran pelanggaran hukum, masyarakat meminta agar dilakukan tindakan tegas sesuai ketentuan, termasuk penghentian kegiatan atau penyegelan atas dasar hukum.
Selain itu, aparat diminta melakukan pemeriksaan terhadap dugaan peredaran narkotika dan minuman beralkohol secara profesional.
Bupati Paluta Diminta Perkuat Regulasi
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara ikut mengambil langkah melalui pengawasan dan evaluasi terhadap tempat-tempat hiburan malam di wilayah Paluta.
Bupati Paluta diharapkan dapat memperkuat regulasi daerah sesuai aspirasi masyarakat, tempat hiburan malam segera di tutup yang mengganggu ketertiban umum, perlindungan anak, nilai sosial masyarakat, serta citra Paluta sebagai daerah yang dikenal dengan semangat “Kampung Pesantren.”
Tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan juga ikut menyampaikan aspirasi serta melakukan pengecaman terhadap tempat hiburan tersebut.
Masyarakat pada prinsipnya menolak kegiatan usaha secara Ilegal, tidak memiliki izin yang sesuai, tidak boleh menjadi tempat peredaran narkotika maupun penjualan minuman beralkohol secara ilegal, serta tidak menimbulkan keresahan dan dampak buruk bagi lingkungan.
Untuk itu, masyarakat meminta aparat dan pemerintah tidak hanya menerima laporan, tetapi turun langsung melakukan pemeriksaan secara objektif. masyarakat mendesak diberikan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.
"Apabila melanggar aturan hukum atau agama ditutup saja karaoke tersebut, sesuai dengan visi misi Bupati: Membangun Kabupaten Paluta yang beriman, cerdas, maju dan beradat, lagi pula tidak sesuai dengan budaya lokal," tutup Ketua DPD Partai Masyumi Kabupaten Paluta.
[Redaktur: Radja Sibanggor]