PALAS.WAHANANEWS.CO, Kecamatan Ulu Barumun - Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas) bergerak cepat menanggapi kejadian longsor yang terjadi di Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, pada Minggu, 1 Februari, sekitar pukul 04.00 WIB. Longsor terjadi di jalan lintas Sibuhuan–Sosopan, tepatnya di titik sebelum Jembatan Siraisan, yang mengakibatkan badan jalan tertutup material longsor sehingga akses lalu lintas sempat terputus sementara.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Menindaklanjuti laporan kejadian, Pemkab Palas langsung menurunkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, unsur Kecamatan, Dinas Pekerjaan Umum (PU), TNI, Polri, Babinsa, serta dibantu masyarakat setempat untuk melakukan pembersihan material longsor.
Baca Juga:
Herlangga Wisnu Murdianto Ditunjuk Sebagai Plh Kajari Palas
Dalam upaya percepatan penanganan, alat berat bantuan dari Bomertua Hasibuan telah tiba di lokasi dan saat ini sedang beroperasi guna mempercepat proses pembersihan serta normalisasi jalan.
Penjabat Sekretaris Kabupaten Padang Lawas (Pj Sekdakab Palas)) Panguhum Nasution turun langsung meninjau lokasi kejadian bersama Plt. Kepala Dinas Kominfo Palas Irsan Soleh Lubis, Wakapolres Palas Kompol Sugianto, Plt Camat Ulu Barumun Parlindungan Hasibuan, perwakilan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Hasian Negara Dasopang selaku pejabat terkait di lapangan, unsur BPBD dan Babinsa.
Dalam keterangannya, Pj Sekdakab Palas Panguhum Nasution menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam penanganan cepat bencana. "Begitu menerima laporan, kami langsung turun ke lapangan dan mengerahkan seluruh unsur terkait. Kami juga mengapresiasi dukungan alat berat dari pihak swasta dan masyarakat. Keselamatan warga serta kelancaran akses transportasi menjadi prioritas utama, dan pembersihan akan dimaksimalkan agar jalan segera normal kembali," ujarnya.
Baca Juga:
Pemprov Sumut Terima Audensi SP/SB Peduli Pekerja PT Starindo Prima Perjuangan 13 Tahun Belum Usai
Pemkab Palas mengimbau masyarakat agar tetap waspada, khususnya saat melintasi kawasan rawan longsor, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan. Hingga saat ini, proses penanganan masih terus berlangsung dan situasi di lokasi dalam pengawasan petugas.
[Redaktur: Marapada Boy Harahap]