PALAS.WAHANANEWS.CO, Sibuhuan - Aliansi Mahasiswa Pemuda Revolusioner Kabupaten Padang Lawas (AMPER Palas) yang dikoordinatori oleh Qadafi Nasution melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Palas, Kamis (19/2/2026).
Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan atas dugaan penyimpangan dana Ketahanan Pangan (Ketapang) Tahun Anggaran 2025 di 5 desa Kecamatan Sosa, yaitu Desa Simarancar, Aek Tinga, Plasma Mondang, Tanjung Botung, dan Gunung Baringin.
Baca Juga:
Palas Ramadhan Fair Resmi Dibuka, Meriahkan Bazar Kuliner dan Festival Ramadhan Tahun 2026
Qadafi Nasution dalam orasinya, menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Pemerintah Kecamatan Sosa yang dinilai tidak profesional. Ia menuding Kasi Pemerintahan Kecamatan Sosa, yang saat ini menjabat sebagai Pj Kepala Desa Sisoma, telah melakukan penyimpangan dana Ketapang yang mencapai Rp 120 juta. Qadafi Nasution meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengaudit penggunaan dana desa tersebut mulai dari T.A 2024-2025.
Selain itu, Qadafi Nasution juga menyinggung dugaan pungutan liar/gratifikasi oleh pihak Kecamatan Sosa terhadap kepala desa se-Kecamatan Sosa sebesar Rp 5.000.000/Desa pada pencairan SILTAP tahun anggaran 2025 dengan modus administrasi. "Kami sangat khawatir dengan dengan slogan bapak Bupati Palas: 'luruskan niat teruslah bermanfaat' tapi kenyatanya pungutan liar dilakukan secara sistematis dan terus-menerus oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tegas Qadafi Nasution.
Aksi unjuk rasa ini disambut baik oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas (Sekdakab Palas) Panguhum Nasution. Beliau dengan bijak mengajak perwakilan massa untuk memasuki kantor bupati guna berdialog mendengar aspirasi langsung di ruangannya. Dalam dialog tersebut, Sekdakab menanggapi dengan serius dan menyampaikan akan memanggil Camat dan Kasi Pem Kecamatan Sosa atas dugaan tersebut paling lambat hari Senin depan dan akan berkoordinasi kepada pihak aparat penegak hukum agar supaya dugaan terkait ini dapat segera dituntaskan.
Baca Juga:
Pemkab Palas Ikuti Zoom Meeting Entry Serentak Pemeriksaan Interim LKPD Provinsi Sumut Tahun 2025
Qadafi Nasution menegaskan akan terus menuntut apabila tidak ada tindak lanjut yang serius terkait dugaan tersebut dan meminta supaya Camat Sosa segera dievaluasi bila perlu dicopot jabatannya. "Kami tidak akan tinggal diam, kami akan terus mengawasi dan menuntut keadilan," tutup Qadafi Nasution.
[Redaktur: Radja Sibanggor]