PALAS.WAHANANEWS.CO, Kecamatan Barumun Barat - Rembug Stunting adalah Forum Musyawarah Desa yang bertujuan untuk membahas dan merumuskan strategi serta tindakan konkrit dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di tingkat Desa.
Pantauan awak media, Pemerintah Desa Hutaruhom Kecamatan Barumun Barat Kabupaten Padang Lawas (Palas) laksanakan kegiatan REMBUG STUNTING UNTUK KONVERGENSI PENCEGAHAN STUNTING DAN PERENCANAAN masa Tahun 2026 tingkat Desa bertempat di Kantor Balai Desa, Rabu (4/2/2026).
Baca Juga:
Pemkab Palas Launching MBG SPPG Hatongga Batang Lubu Sutam dan SPPG Yayasan Syekh Muhammad Dahlan
Rembug Stunting ini sebagai Forum Musyawarah tingkat Desa untuk membahas, merumuskan dan menyusun strategi pencegahan serta penanganan stunting yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan di desa seperti Pemerintah Desa, BPD, Kader kesehatan desa, Tokoh masyarakat dan pihak lainnya.
Dalam hal ini Pemerintah Desa Hutaruhom, Kepala Desa Ali Meden Siregar dalam sambutannya kegiatan Pelaksanaan Rembug Stunting ini bukan hanya sebagai Musyawarah, melainkan juga langkah nyata untuk investasi dari berbagai pihak untuk jangka panjang dalam mengatasi permasalahan kesehatan utamanya bagi kesehatan masyarakat termasuk bayi, balita dan ibu hamil.
Terkait pelaksanaan Kegiatan Rembug Stunting ini turut hadir Camat Kecamatan Barumun Barat Fatimah Hanum Simbolon beserta jajarannya dan sebagai narasumber Plt Kepala Puskesmas Gading Hafsah Siregar dan Bidan desa Hutaruhom Mariatun Saqdiah Rambe dan dibantu Kader kesehatan desa Ket Elvi Hasibuan dan Sukriana Nasution serta Pendamping Desa se-Kecamatan Barumun Barat Faisal Pulungan.
Baca Juga:
Herlangga Wisnu Murdianto Ditunjuk Sebagai Plh Kajari Palas
Dalam arahan Camat menyampaikan kegiatan Rembug Stunting ini merupakan komitmen bersama dan memastikan semua pihak memiliki pemahaman dan kesepakatan dalam menangani masalah stunting khususnya Desa Hutaruhom umumnya Kecamatan Barumun Barat.
"Kita bekerja sama dengan Puskesmas Gading beserta Pemerintah Desa dan yang terlibat dalam Rembug Stunting ini, kiranya kita optimis mampu menjadi wilayah bebas stunting dan bisa menjadi teladan bagi desa lainnya," jelas Fatimah Hannum Simbolon.
Adapun harapan yang disampaikan Plt Kepala Puskesmas Gading bahwa dampak yang diharapkan dari pelaksanaan Kegiatan Rembug Stunting ini tidak hanya pada turunnya angka Stunting, tetapi ada juga perubahan prilaku dan pola pikir masyarakat agar menjadi lebih sadar terhadap pentingnya kesehatan bayi, balita dan ibu hamil dengan mulai membangun lingkungan yang lebih sehat dan ramah bagi tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus.