PALUTA.WAHANANEWS.CO, Medan - Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 9 Desember. Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Satukan Hati Basmi Korupsi". Ketua Umum DPW PPMI SUMUT, Herman Saragih, mengatakan bahwa tema ini menjadi seruan moral bagi seluruh aparatur dan masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk korupsi, gratifikasi, dan penyalahgunaan kewenangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membasmi korupsi di Indonesia. Korupsi adalah musuh bersama yang harus dilawan," kata Herman Saragih.
Baca Juga:
Pawai Obor Takbiran di Kota Gunung Tua Kabupaten Paluta
Dalam pernyataannya, Herman Saragih menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah dan memberantas korupsi. Dia juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam upaya pemberantasan korupsi.
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya korupsi dan pentingnya integritas dalam setiap aspek kehidupan. Dengan demikian, kita dapat membangun masyarakat yang lebih adil dan bermartabat.
DPW PPMI SUMUT sendiri telah menyatakan perang terhadap oknum pejabat nakal dan berprilaku tidak terpuji di Disnaker Provinsi Sumatera Utara. Mereka mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melawan korupsi dan memperjuangkan hak-hak pekerja/buruh.
Baca Juga:
Ketua Umum DPW PPMI Provinsi Sumut Herman Saragih Sampaikan Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H
"Kita semua memiliki peran penting dalam mencegah dan memberantas korupsi. Mari kita satukan aksi untuk membasmi korupsi dan membangun Indonesia yang lebih baik," tambah Herman Saragih.
Medan - Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 9 Desember. Tahun ini, tema yang diangkat adalah "Satukan Hati Basmi Korupsi". Ketua Umum DPW PPMI SUMUT, Herman Saragih, mengatakan bahwa tema ini menjadi seruan moral bagi seluruh aparatur dan masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk korupsi, gratifikasi, dan penyalahgunaan kewenangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membasmi korupsi di Indonesia. Korupsi adalah musuh bersama yang harus dilawan," kata Herman Saragih.
Dalam pernyataannya, Herman Saragih menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah dan memberantas korupsi. Dia juga mengajak semua pihak untuk bersinergi dalam upaya pemberantasan korupsi.
Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya korupsi dan pentingnya integritas dalam setiap aspek kehidupan. Dengan demikian, kita dapat membangun masyarakat yang lebih adil dan bermartabat.
DPW PPMI SUMUT sendiri telah menyatakan perang terhadap oknum pejabat nakal dan berprilaku tidak terpuji di Disnaker Provinsi Sumatera Utara. Mereka mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melawan korupsi dan memperjuangkan hak-hak pekerja/buruh.
"Kita semua memiliki peran penting dalam mencegah dan memberantas korupsi. Mari kita satukan aksi untuk membasmi korupsi dan membangun Indonesia yang lebih baik," tambah Herman Saragih.
[Redaktur: Radja Sibanggor]